31.8 C
Jakarta
Thursday, Oct 29, 2026
Image default
Berita Terkini

SILANCAR Integrasikan Peta Digital dan Command Center untuk Operasional Lalu Lintas Korlantas

JAKARTA — Pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan lalu lintas, terutama dalam mendukung koordinasi personel, pemantauan kendaraan operasional, serta pelaporan kegiatan di lapangan.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, aplikasi SILANCAR dikembangkan oleh PT Qudo Buana Nawakara sebagai sistem operasional berbasis digital yang menerapkan arsitektur on-premise. Platform ini dirancang dengan mengacu pada Standar Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), dengan mengintegrasikan peta digital, sarana komunikasi, dan analisis data dalam satu sistem terpadu.

SILANCAR dirancang untuk membantu personel kepolisian melaksanakan tugas patroli rutin dan pengawalan secara lebih terkoordinasi. Melalui sistem ini, aktivitas operasional dapat dipantau dan hasil pelaksanaan tugas dicatat secara sistematis sehingga mendukung proses pengawasan serta evaluasi kinerja di lapangan.

Pemantauan Personel dan Aktivitas Patroli Secara Terintegrasi

Salah satu kemampuan utama SILANCAR adalah menyajikan informasi posisi dan pergerakan armada patroli secara real-time melalui peta digital. Informasi tersebut membantu petugas memantau kondisi operasional dan mengetahui pergerakan kendaraan yang sedang menjalankan tugas.

Selain pemantauan lokasi, SILANCAR mendukung pencatatan rute perjalanan serta riwayat penugasan personel secara otomatis. Data perjalanan dan aktivitas operasional yang terdokumentasi dapat menjadi bahan pendukung dalam proses evaluasi, sekaligus membantu meningkatkan keteraturan administrasi pelaksanaan tugas.

Sistem ini juga menyediakan dukungan pemantauan pada area tertentu yang membutuhkan perhatian lebih, seperti titik rawan kemacetan dan lokasi strategis. Dengan dukungan informasi yang terintegrasi, pengawasan terhadap wilayah prioritas dapat dilakukan secara lebih terarah sesuai kebutuhan operasional.

Seluruh informasi lapangan dapat dihubungkan dengan pusat kendali atau Command Center untuk mendukung pemantauan operasional secara terpadu. Integrasi tersebut membantu menyatukan informasi dari berbagai perangkat sehingga koordinasi dan pengambilan keputusan dapat didukung oleh data yang tersedia.

Integrasi Kamera, Tablet, dan Ponsel untuk Mendukung Tugas Lapangan

Untuk menunjang pelaksanaannya, SILANCAR dirancang agar dapat terhubung dengan berbagai perangkat pendukung operasional. Integrasi kamera memungkinkan sistem memperoleh tampilan visual kondisi lalu lintas, sedangkan tablet yang ditempatkan pada kabin kendaraan operasional dapat digunakan untuk mengakses navigasi dan informasi pemantauan.

Penggunaan telepon seluler turut memberikan fleksibilitas bagi personel ketika menjalankan tugas di luar kendaraan. Melalui perangkat tersebut, petugas dapat mengakses kebutuhan operasional dan mendukung proses pelaporan sesuai fungsi yang tersedia dalam sistem.

Keterhubungan antara perangkat lapangan dan pusat kendali menjadi bagian penting dalam membangun alur informasi yang lebih terstruktur. Dengan dukungan tersebut, proses pemantauan, koordinasi, dan dokumentasi kegiatan patroli maupun pengawalan dapat berlangsung dalam satu ekosistem digital.

Melalui pengembangan SILANCAR, PT Qudo Buana Nawakara mendukung pemanfaatan teknologi informasi untuk memperkuat digitalisasi operasional lalu lintas. Integrasi peta digital, komunikasi, pemantauan armada, serta pencatatan aktivitas diharapkan dapat membantu mewujudkan pengelolaan tugas yang lebih terukur, terkoordinasi, dan adaptif terhadap kebutuhan pelayanan lalu lintas.

Related posts

Strategi Baru Polantas: Dekat dengan Komunitas, Kuatkan Keselamatan

Geralda Talitha

APBN Aman, Pemerintah Pastikan Pembayaran Utang Whoosh Lewat Skema Lain

Geralda Talitha

Respons Kecelakaan, Korlantas dan Taksi Green SM Sepakat Berbenah

Geralda Talitha

Leave a Comment