Thursday, Apr 23, 2026
Image default
Berita Terkini

Kolaborasi Baru Polri dan Pengemudi Ojol untuk Keselamatan Lalu Lintas Nusantara

Sebanyak perwakilan pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai wilayah di Indonesia bertemu dalam sebuah forum yang digelar di Hotel Padma, Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu, 22 April 2026. Pertemuan ini menjadi ajang bagi mereka untuk menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan serta membangun sinergi yang lebih erat dengan Kepolisian Republik Indonesia.

Kakorlantas Polri Inspektur Jenderal Agus Suryonugroho turut hadir dan membuka dialog hangat dengan komunitas ojol dari 12 polda. Dalam kesempatan itu, Agus mengungkapkan bahwa forum ini merupakan bagian dari program Polantas Menyapa dan Melayani yang bertujuan mendekatkan institusi kepolisian secara langsung kepada masyarakat.

Menurut Agus, pertemuan ini dimaksudkan untuk menampung aspirasi para pengemudi ojol dan menjalin hubungan yang konstruktif demi perbaikan kebijakan lalu lintas di masa depan. Ia menekankan pentingnya keberadaan komunitas ojol sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga keselamatan di jalan raya.

“Kami selalu bersilaturahmi. Kami belanja persoalan dan tentunya akan kita diskusikan,” ujar Irjen Agus menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti kendala yang dihadapi para driver.

Dalam forum itu, hadir pula ketua asosiasi ojol dari berbagai daerah seperti Jawa Barat (Iyan), Jawa Tengah (Nugi), Jawa Timur (Asmuin), Bali (Agus Adi), Sumatera Selatan (Asrul), dan Sumatera Utara (Agem Zubir). Mereka secara terbuka mengutarakan masalah yang selama ini dialami terkait administrasi dan keselamatan berkendara.

Jajaran Dirlantas dari sejumlah polda juga ikut ambil bagian, antara lain Kombes Raydian Kokrosono (Jawa Barat), Kombes Pratama Adhyasastra (Jawa Tengah), Kombes Iwan Saktiadi (Jawa Timur), Kombes Maesa Soegriwo (Sumatera Selatan), Kombes Firman Darmansyah (Sumatera Utara), Kombes Fahri Siregar (Kalimantan Selatan), dan Kombes Ahmad Yanuari Insan (Kalimantan Timur).

Pejabat utama Korlantas Polri seperti Brigjen Prianto (Dirkamsel), Brigjen Faizal (Dirgakkum), serta Kabagops Kombes Aries Syahbudin turut mendukung jalannya diskusi.

Agus juga mendorong pembentukan Asosiasi Driver Online Nusantara sebagai wadah untuk kolaborasi lebih lanjut, sekaligus sebagai bentuk sinergi sosial dan edukasi keselamatan. “Hari ini jadi momentum yang tepat untuk menjadikan asosiasi ojol Nusantara,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyambut positif langkah ini. Ia menyebut forum tersebut sebagai kesempatan untuk memperbesar kolaborasi keselamatan transportasi dan penyelenggaraan program penanganan kecelakaan secara masif.

Melalui platform digital JRQ yang disiapkan Jasa Raharja, pelaporan kecelakaan dapat dilakukan lebih cepat oleh pengemudi ojol. “Harapan kita, situasi ini bisa membantu mempercepat dan menurunkan fatalitas,” tutur Awaluddin.

Irjen Agus berharap sinergi ini dapat menjadi ekosistem transportasi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk komunitas ojol. Ia menegaskan bahwa bila sudah menjadi keluarga besar, saling membantu dan menjaga hak kemanusiaan adalah hal utama.

Para pengemudi pun menilai pertemuan ini sangat positif. Juminten, perwakilan ojol roda empat dari Kalimantan Timur, menyatakan bahwa komunikasi langsung dengan Kakorlantas serta jajaran Dirlantas dan Dirut Jasa Raharja dapat meningkatkan hubungan dan kinerja bersama.

“Masalah klasik seperti administrasi dan keselamatan di jalan akhirnya bisa didiskusikan langsung,” ungkap Juminten.

Nugi, Ketua Ojol Jawa Tengah, menambahkan bahwa koordinasi antarwilayah dari Jakarta hingga Bali dan Kalimantan menjadi lebih kuat melalui kegiatan ini. Ia berharap pendekatan humanis dari Polri dapat terus diperkuat demi hubungan yang lebih baik.

“Semoga ke depan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin membaik. Alhamdulillah juga nanti habis ini kita akan membuat sebuah asosiasi driver ojol Nusantara,” pungkas Nugi.

Pertemuan yang mengusung tema Polantas Menyapa dan Melayani ini menunjukkan semangat kolaborasi antara Kepolisian dan komunitas ojol dalam membangun lalu lintas yang aman, selamat, dan tertib di seluruh nusantara.

 

Related posts

Siswa Nekat Live TikTok Saat TKA 2025, Kemendikdasmen Ambil Langkah Tegas

Geralda Talitha

Perayaan HUT Bhayangkara ke-78: Transformasi Polri dengan Khataman Al-Quran dan Komitmen Pelayanan Masyarakat

Geralda Talitha

Transformasi Digital Jadi Fokus Rakor Samsat Nasional 2026 di Semarang

Geralda Talitha

Leave a Comment