Friday, Apr 17, 2026
Image default
Berita Terkini

Trump Bentuk Dewan Perdamaian, Siapkan Rp162 Triliun untuk Gaza

Suarabijak.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan komitmen besar negaranya dalam mendukung pemulihan Gaza, Palestina. Dalam pertemuan resmi yang digelar di Washington pada Kamis (19/2), Trump mengumumkan alokasi dana sebesar 10 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp162 triliun untuk membantu rekonstruksi wilayah yang terdampak konflik tersebut.

Dana tersebut akan disalurkan melalui sebuah inisiatif baru bernama Board of Peace atau dewan perdamaian, yang dibentuk khusus untuk menangani krisis kemanusiaan dan pembangunan kembali Gaza. Forum ini menjadi wadah koordinasi internasional yang diharapkan mampu mempercepat stabilitas di kawasan tersebut.

Dalam pidatonya pada pertemuan perdana dewan perdamaian, Trump menekankan pentingnya membangun masa depan yang lebih baik bagi Gaza. “Dewan Perdamaian menunjukkan bagaimana masa depan yang lebih baik dapat dibangun, dimulai dari ruangan ini,” ujarnya, seperti dikutip kantor berita RIA Novosti. Ia menilai kontribusi 10 miliar dolar AS tersebut mungkin terlihat besar, namun masih jauh lebih kecil dibandingkan biaya peperangan yang menurutnya setara dengan sekitar dua pekan pertempuran.

Trump juga menyampaikan optimisme bahwa Board of Peace dapat menjadi model penyelesaian konflik global. Menurutnya, pendekatan kolektif melalui dewan perdamaian mampu menciptakan keharmonisan jangka panjang di kawasan yang selama berabad-abad dilanda pertikaian. Ia bahkan menyebut inisiatif ini berpotensi menjadi contoh bagi penyelesaian konflik berkepanjangan di berbagai belahan dunia lainnya.

Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan dari lebih dari 20 negara. Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, sebelumnya menyatakan bahwa sejumlah pemimpin dunia dijadwalkan hadir untuk membahas langkah konkret pemulihan Gaza dan dukungan terhadap Palestina. Kehadiran banyak negara menunjukkan perhatian global terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, juga berada di Washington untuk mengikuti agenda tersebut. Partisipasi Indonesia menjadi bagian dari komitmen diplomasi aktif dalam mendorong perdamaian dan solusi dua negara yang selama ini konsisten disuarakan pemerintah Indonesia.

Pembentukan Board of Peace sendiri diumumkan Trump pada 16 Januari. Ia mengundang sekitar 50 negara untuk bergabung dalam forum tersebut, termasuk Indonesia dan sejumlah negara di kawasan Eropa, Asia, serta Timur Tengah. Langkah ini dipandang sebagai upaya memperkuat kolaborasi multilateral dalam menangani dampak konflik di Gaza dan mempercepat proses rekonstruksi infrastruktur sipil.

Gaza selama ini menjadi wilayah yang paling terdampak dalam eskalasi konflik Israel-Palestina. Kerusakan infrastruktur, fasilitas kesehatan, hingga pemukiman warga memerlukan dukungan internasional dalam skala besar. Dengan komitmen dana miliaran dolar dari Amerika Serikat, perhatian dunia kini tertuju pada implementasi nyata dari dewan perdamaian tersebut.

Ke depan, efektivitas Board of Peace akan sangat ditentukan oleh koordinasi antarnegara serta transparansi pengelolaan dana rekonstruksi. Publik internasional pun menanti apakah langkah Donald Trump melalui dewan perdamaian benar-benar mampu membawa perubahan signifikan bagi Gaza dan masa depan Palestina secara keseluruhan.

Related posts

Operasi Ketupat 2026 Fokus Keselamatan, Kakorlantas Gandeng Pakar Transportasi

Geralda Talitha

Evaluasi Hari ke-13 Operasi Zebra 2025, Konsistensi dan Penguatan Kinerja Nasional

admin

Mengapa Hari Kebangkitan Nasional Masih Penting di Era Digital: Memelihara Semangat Kebangsaan dalam Dunia Teknologi

Geralda Talitha

Leave a Comment