34 C
Jakarta
Friday, Apr 24, 2026
Image default
Berita Terkini

Wamenkum Dorong Penegakan Hukum Lalu Lintas Lebih Humanis, Pidana Jadi Jalan Terakhir

Pada Kamis (23/4/2026) di Hotel Padma, Semarang, Wakil Menteri Hukum dan HAM Prof Edward Omar Sharif Hiariej menegaskan bahwa setiap tindakan Polisi Lalu Lintas di lapangan harus menunjukkan profesionalisme sekaligus empati, mengingat mereka merupakan wajah Polri yang paling sering berinteraksi langsung dengan masyarakat. Dalam agenda Analisa dan Evaluasi (Anev) Operasi Ketupat 2026, Prof Eddy menyatakan pentingnya kepercayaan publik yang sangat ditentukan oleh cara petugas bersikap dan bertindak.

Prof Eddy juga menyoroti perlunya perubahan paradigma dalam penegakan hukum lalu lintas yang kini mengacu pada paket undang-undang pidana terbaru. Ia menekankan bahwa penanganan pelanggaran tak hanya fokus pada pidana, namun harus mengedepankan sanksi administratif terlebih dahulu sebagai prioritas, karena undang-undang lalu lintas merupakan aturan administratif dengan sanksi pidana sebagai langkah terakhir.

Lebih jauh, ia mengapresiasi penerapan keadilan restoratif dalam kasus-kasus lalu lintas, terutama kecelakaan, meskipun ancaman pidana yang ada bisa lebih dari lima tahun, selama kecelakaan terjadi akibat kelalaian. “Tidak ada yang sengaja mengalami kecelakaan. Jika itu karena kelalaian, ruang penyelesaian restoratif harus terbuka,” ujarnya.

Prof Eddy menambahkan pentingnya peran aparat penegak hukum untuk membedakan secara tepat antara kecelakaan murni dan kecelakaan karena kelalaian. Ia menjelaskan bahwa dalam beberapa kejadian, seseorang bisa berada pada posisi benar namun tidak bisa menghindari tabrakan akibat pelanggaran pihak lain, sehingga tidak tepat bila langsung dijerat dengan tuntutan pidana.

Acara Anev Operasi Ketupat 2026 ini dibuka langsung oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho. Selain itu, hadir pula sederet pemangku kepentingan, seperti Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Direktur Utama PT Pelindo Achmad Muchtasyar, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo, Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono, dan Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin.

Tak ketinggalan, para ahli dan akademisi juga turut meramaikan agenda tersebut, di antaranya Pakar Transportasi Darmaningtyas, Pakar Transportasi Tri Tjahjono, serta Guru Besar STIK Prof Albertus Wahyurudhanto. Seluruh Pejabat Utama Korlantas Polri dan Direktur Lalu Lintas dari seluruh Indonesia juga mengikuti kegiatan ini.

 

Related posts

Perayaan HUT Bhayangkara ke-78: Transformasi Polri dengan Khataman Al-Quran dan Komitmen Pelayanan Masyarakat

Geralda Talitha

#RamadanBugar: Wamenkes Minta Masyarakat Lakukan Evaluasi Berkaitan dengan Gizi Seimbang

Geralda Talitha

Kapolda Jateng Tingkatkan Sinergi dengan Ulama Demi Ciptakan Pilkada Aman 2024

Geralda Talitha

Leave a Comment