Wednesday, May 6, 2026
Image default
Berita Terkini

Prabowo Kembali ke Panggung WEF Davos, Usung Gagasan Ekonomi Prabowonomics

Suarabijak.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato khusus dalam ajang World Economic Forum (WEF) 2026 yang digelar di Davos, Swiss, pada Kamis (22/1/2026). Kehadiran Prabowo di forum ekonomi global tersebut menjadi sorotan internasional, mengingat Indonesia kembali tampil di panggung WEF setelah absen selama sekitar satu dekade. Dalam kesempatan ini, Prabowo akan memperkenalkan gagasan besar yang dirangkum dalam konsep bertajuk “Prabowonomics”.

Berdasarkan keterangan yang tercantum di situs resmi World Economic Forum, Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato pada pukul 14.00 waktu setempat atau Central European Time (CET). Jika dikonversikan ke waktu Indonesia, pidato tersebut akan berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB. Agenda ini menempatkan Presiden Indonesia sejajar dengan sejumlah pemimpin dunia lainnya yang turut berbicara pada hari yang sama.

Dalam susunan acara WEF Davos 2026, sesi pidato Prabowo didahului oleh beberapa kepala negara dan kepala pemerintahan. Mereka antara lain Presiden Israel Isaac Herzog, Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis, serta Presiden Finlandia Alexander Stubb. Setelah Prabowo menyampaikan pandangannya, forum akan dilanjutkan dengan sesi yang menghadirkan Presiden Suriah Ahmad Al Sharaa sebagai pembicara berikutnya.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pidato Prabowo di World Economic Forum tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga memuat pemikiran dan praktik ekonomi yang telah dijalankan secara konkret. Menurut Teddy, Prabowo akan memaparkan konsep ekonomi yang telah ia rancang sejak sebelum menjabat sebagai presiden hingga kebijakan yang diterapkan selama masa kepemimpinannya.

“Intinya beliau akan berbicara mengenai konsep-konsep ekonomi yang beliau pikirkan dan sudah beliau terapkan selama beliau sebelum menjadi presiden dan sejak menjadi presiden hingga sekarang,” ujar Teddy saat ditemui di London, Inggris, Rabu (21/1/2026).

Selain memaparkan gagasan konseptual, Prabowo juga akan menyinggung berbagai capaian pemerintahan dalam satu tahun pertama masa kepemimpinannya. Paparan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai arah kebijakan ekonomi Indonesia di tengah tantangan global, termasuk dinamika geopolitik, ketidakpastian ekonomi dunia, dan transformasi pembangunan nasional.

Teddy menambahkan bahwa seluruh kerangka pemikiran ekonomi yang akan disampaikan Prabowo di WEF Davos dirangkum dalam satu istilah yang menjadi identitas pendekatan kebijakan ekonomi pemerintah saat ini. “Dan itu beliau sebut dengan ‘Prabowonomics’,” ucap Teddy.

Pidato Prabowo di World Economic Forum Davos 2026 dipandang sebagai momentum penting bagi Indonesia untuk kembali memainkan peran strategis dalam percakapan ekonomi global. Melalui forum ini, pemerintah berharap dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai negara berkembang dengan visi ekonomi yang mandiri, berkelanjutan, dan inklusif, sekaligus membuka ruang kerja sama internasional yang lebih luas di masa mendatang.

Related posts

DPR RI Puji Kinerja Kapolri dan Korlantas dalam Pengamanan Mudik 2026

Geralda Talitha

Lonjakan Arus Mudik 2026, Korlantas Andalkan Data Real Time

Geralda Talitha

Strategi Humanis Korlantas Perkuat Budaya Tertib Berlalu Lintas

Geralda Talitha

Leave a Comment