Tuesday, Jan 13, 2026
Image default
Berita Terkini

Kakorlantas Polri Tekankan Operasi Lalu Lintas Berbasis Teknologi Digital

Suarabijak.com – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam seluruh pelaksanaan operasi lalu lintas. Menurutnya, pengendalian operasi yang berbasis infrastruktur digital menjadi indikator utama profesionalisme sekaligus transparansi kinerja Polantas di lapangan.

Irjen Agus menilai bahwa perkembangan teknologi harus dimanfaatkan secara maksimal untuk memperkuat sistem pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat. Digitalisasi tidak hanya menjadi alat pendukung, tetapi juga nilai jual utama dalam menunjukkan bahwa setiap kegiatan operasi lalu lintas dikelola secara modern, terukur, dan akuntabel.

“Saya minta itu sehingga kita bisa menjual bahwa kegiatan operasi ini dikendalikan infrastruktur teknologi digital,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.

Lebih lanjut, Kakorlantas Polri menekankan bahwa keberhasilan pelayanan publik di bidang lalu lintas dapat dilihat dari sejauh mana transformasi digital diterapkan secara konsisten. Menurutnya, sistem digital mampu meminimalisasi praktik transaksional yang berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Transformasi digital juga dinilai sebagai sebuah keharusan dalam reformasi pelayanan kepolisian yang modern dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Salah satu indikator pelayanan publik ini berhasil dan tidak ada transaksional adalah lompatan transformasi digital. Digital, itu adalah sebuah keniscayaan,” jelas Kakorlantas.

Sejalan dengan hal tersebut, Irjen Pol Agus Suryonugroho menginstruksikan kepada seluruh pejabat utama di lingkungan Korlantas Polri untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan transformasi digital yang telah berjalan. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap inovasi digital benar-benar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Saya minta masing-masing para pejabat utama agar betul-betul melakukan evaluasi-evaluasi, lompatan digital inilah bagian daripada indikator keberhasilan kita dan perubahan pelayanan publik,” tambahnya.

Dalam implementasi transformasi digital, Korlantas Polri terus memaksimalkan penggunaan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Saat ini, sekitar 95 persen penindakan pelanggaran lalu lintas dilakukan melalui ETLE, sementara tilang manual hanya digunakan dalam kondisi tertentu dengan porsi sekitar 5 persen. Kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan sistem penegakan hukum yang lebih objektif, transparan, dan minim interaksi langsung.

“Niat kita 95% kita perankan ETLE dan 5% kita gunakan tilang, itu kita laksanakan dengan sebaik-baiknya,” jelas Irjen Pol Agus Suryonugroho.

Selain aspek teknologi, Kakorlantas juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas kepolisian lalu lintas. Ia mengingatkan bahwa Polantas tidak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga harus mampu membangun kedekatan dengan masyarakat. Pendekatan persuasif dan empati dinilai lebih efektif dalam menumbuhkan kesadaran berlalu lintas yang berkelanjutan.

“Karena memang lebih baik kita dekat dengan masyarakat, lebih baik kita merangkul masyarakat, lebih baik kita diterima di tengah-tengah masyarakat, dan kita tidak mau dibenci oleh pelanggar-pelanggar itu. Jadikan semua menjadi sahabat kita dan jadikan mereka untuk bisa selamat di jalan. Ini yang paling terpenting,” tegasnya.

Dalam upaya meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Irjen Agus juga meminta agar manajemen serta rekayasa lalu lintas direncanakan secara matang. Selain berbasis prediksi, pengaturan arus lalu lintas harus mempertimbangkan parameter kendaraan dan kondisi jalan agar pengendalian lalu lintas dapat berjalan optimal.

“Saya minta berkaitan dengan Kamseltibcarlantas, manajemen rekayasa lalu lintas rencanakan sebaik-baiknya. Di samping prediksi, gunakan parameter-parameter kendaraan dan jalan untuk bisa mengatur flow daripada lalu lintas,” pungkasnya.

Related posts

Berlaku Mulai Juli, Berapa Besaran Pajak untuk E-Commerce ?

Geralda Talitha

Dukung Proyek BRT, Pemprov Sumut Siapkan Anggaran dan SDM untuk 2026

Geralda Talitha

Tragis! Siswa SMK Lingga Kencana Depok Live TikTok Sebelum Kecelakaan Bus di Jawa Barat

Geralda Talitha

Leave a Comment